Rabu, 12 Maret 2014

Yen Menguat Karena Investor Hindari Resiko; Aussie Tertekan



Yen melanjutkan penguatan di awal sesi perdagangan hari Rabu karena para investor menjaga jarak dari mata uang yang dianggap beresiko tinggi seperti dollar Australia di tengah kekhawatiran melemahnya ekonomi China serta melemahnya Wall Street baru-baru ini.

Tiadanya data ekonomi besar dan berita penggerak pasar menyebabkan para investor menghindari pasar saham, meskipun euro masih tidak stabil setelah pejabat European Central Bank (ECB) memperingatkan bahwa bank sentral Eropa tersebut masih mungkin akan melonggarkan kebijakan.

Yen berpeluang untuk menguat terhadap mata uang utama lainnya seiring meningkatnya ketegangan pasar, terutama terhadap mata uang komoditi seperti dollar Australia. Dollar Australia sendiri masih dipengaruhi oleh kekhawatiran melambatnya ekonomi China serta merosotnya harga bijih besi, yang merupakan komoditi eskpor terbesar Australia.

Seorang analis di BNP Paribas menulis dalam catatannya, “Fokus pasar sepertinya mulai bergeser dari Ukraina dan kembali ke China pekan ini, dengan jatuhnya harga logam akibat kekhawatiran dari China.”

Evan Lucas dari IG yang berkantor di Melbourne mengatakan, “Ada banyak pertanyaan terkait situasi China saat ini: apakah sektor industri dan permintaan konsumen merosot, apakah kita akan melihat default lagi, apakah masalah kredit akan muncul lagi? Semua isu makro ini memperpanas hysteria China.”

Sumber: Reuters

0 komentar:

Posting Komentar

Mohon maaf jika banyak kekurangan dalam tulisan saya. Karena saya juga masih belajar dan berharap bisa terus memperbaiki diri.

Mohon keikhlasannya jika dalam tulisan ini ada yang masih kurang. Mudah-mudahan walaupun sedikit akan ada manfaatnya untuk pembaca.

Terima kasih

 
Design by Belajar Trading Online Legal | Blogger Theme by mistaflex40 - Free Demo Akun | ForexIMF.com